Wednesday, September 08, 2010
   
Text Size

Fire Alarm & Signaling Design

Sistim alarm kebakaran harus dirancang agar dapat dipelihara, pemilihan spesifikasi teknis peralatan yang menentukan terutama ketersediaan software pemrograman dan kompatibilitas.

Fire Alarm & Signaling Installation

Penyebab utama dari kegagalan sistim alarm kebakaran adalah false alarm, pemasangan instalasi yang dilakukan oleh para teknisi tanpa ada kompetensi, berikutnya adalah never alarm.

Fire Alarm & Signaling Maintenance

Bagaimana tata cara pengoperasian panel alarm kebakaran secara benar sesuai standar NFPA 72 termasuk melakukan trouble-shooting, dan apa saja kesalahan operasi yang umum dilakukan.

Software dan Kompatibilitas dari Fire Alarm

Apa benar sistem alarm kebakaran jenis semi dan/atau addressable tidak dapat dipertahankan keberadaannya karena sulitnya melakukan pemeliharaan dan perawatan?!

Sebuah sistim alarm kebakaran sudah pasti memiliki FACP (Fire Alarm Control Panel), yang menjadi pusat informasi dan kontrol. Sampai dengan tulisan ini dibuat, terdapat 4 (empat) tipe FACP yaitu coded panel, conventional panel, multiplex panel dan addressable panel.

Masing-masing tipe panel ini dapat dirangkai (desain) untuk membentuk suatu sistim pendeteksian dan pengendalian secara non-addressable (conventional), semi-addressable ataupun addressable.

Glossary Link Software

Panel dengan tipe multiplex dan addressable umumnya telah dilengkapi dengan microprocessor (dan memory), sehingga untuk melakukan konfigurasi pada FACP diperlukan sebuah perangkat lunak pemrograman (software).
Hal inilah yang menyebabkab sistim alarm kebakaran sangat sulit untuk dipelihara dan dirawat, kecuali software tersebut dapat dimiliki oleh pengguna peralatan.

Berbeda dengan panel tipe conventional (dan coded) yang pada umumnya tidak memerlukan software khusus dalam melakukan konfigurasi sistim, akan mempermudah para teknisi fire alarm dalam melakukan pemeliharaan dan perawatan, karena peralatan tersebut dalam kekuasaan dan kendali mereka sendiri.

Kompatibilitas

Selain panel yang menjadi jantung dalam sistim alarm kebakaran, peralatan inisiasi (detektor kebakaran manual / otomatis) dan notifikasi (tanda pemberitahuan audibel / visibel) memiliki peranan yang menentukan dalam peringatan dini (early warning) terhadap bahaya kebakaran.
Hal ini akan didapatkan dengan desain yang benar; mematuhi kode NFPA 72: Fire Alarm & Signaling, yang merupakan persyaratan minimum.

Desain juga menentukan komponen peralatan inisiasi dan notifikasi yang dipakai, apakah komponen tersebut memiliki kompatibilitas yang tinggi atau tidak.
Sebagian besar peralatan notifikasi adalah kompatibel, artinya dapat menggunakan sembarang produk (sebaiknya produk dengan kategori " Glossary Link Listed").

Berbeda halnya dengan peralatan inisiasi yang terbagi dalam 2 (dua) jenis: conventional dan addressable.
Sebagian besar peralatan inisiasi jenis conventional adalah kompatibel, artinya dapat menggunakan sembarang produk (sebaiknya produk dengan kategori "Listed").

Sedangkan untuk peralatan inisiasi jenis addressable (detectors dan modules), sebagian besarnya masih menerapkan propietary protocol (atau tidak memiliki kompatibilitas) dan sebaiknya dihindari karena kesulitan / ketidak-berdayaan akan datang di kemudian hari, baik dari suku cadang maupun software seperti penjelasan diatas.

Apabila pilihan desain ini (semi dan/atau addressable) adalah yang optimal, maka setidaknya memilih komponen peralatan inisiasi jenis addressable yang memiliki kompatibilitas dengan produk lain.

Kesimpulannya adalah bahwa seluruh sistim alarm kebakaran dapat dipelihara dan dirawat hanya dengan perencanaan yang benar sejak awal.