|
Ruko: Ditinjau Dari Segi Fire Safety |
Pendahuluan
Ruko (dan juga rukan) ada dimana-mana, di setiap kota dan kabupaten. Kejadian kebakaran di ruko hampir selalu berakibat
fatal kepada penghuninya. Masih ingat kebakaran karaoke Hepy di Palembang? Dalam kesempatan ini akan dibahas segi
keselamatan terhadap kebakaran (
fire safety ), ketentuan dan standar, dan rekomendasi tindakan penanggulangan.
Tujuan dari pembahasan ini adalah pengkajian ulang dari ketentuan dan praktek yang berlaku, berdasarkan atas keteknikan
keselamatan terhadap kebakaran (
fire safety engineering ).
Sasarannya adalah untuk memberikan ketentuan yang pas, katakanlah “
cost effective”, tetapi tidak menyimpang dari
keteknikan keselamatan terhadap kebakaran.
Kelas hunian dan bahaya
Dalam bentuk aslinya, ruko adalah bangunan rendah di mana lantai dasar digunakan sebagai usaha dagang dan lantai
atas digunakan sebagai tempat tinggal. Artinya bahwa ruko asli dapat digolongkan sebagai hunian campuran terdiri dari hunian
perdagangan dan tempat tinggal. Rukan adalah bangunan rendah di mana biasanya semua lantai digunakan sebagai kantor. Ciri
khas ruko dan rukan asli adalah satu pintu masuk di lantai dasar juga menjadi pintu keluar penghuni, dengan kata lain jalan keluar hanya
satu dan melalui lantai dasar. Kecenderungan yang ada sekarang adalah terjadinya perubahan hunian: beberapa unit ruko
digabung ke dalam satu manajemen, dinding pembatas ditiadakan, digunakan sebagai perkantoran umum, restoran, atau tempat
hiburan (karaoke, klub malam dsb.). Bangunan ruko yang sudah berubah semacam ini harus digolongkan ke dalam hunian sesuai
penggunaannya, tetapi bangunan semacam ini tetap masih mempunyai hanya satu jalan keluar yang melalui lantai dasar. |
|
Last Updated ( Tuesday, 04 November 2008 )
|
|
Read more...
|
|
Sarana Jalan Keluar dan Photoluminescent Material |
Berkembangnya teknologi dan tingginya tuntutan keselamatan yang semakin nyata, membuat pemilihan penerangan darurat, dan tanda eksit pada jalur evakuasi bangunan gedung (
pathway markings) mengalami pergeseran. Asap pada waktu terjadi kebakaran dapat mengaburkan penerangan normal maupun darurat, dan juga visibilitas dari tanda eksit.
Latar Belakang
Dalam sistem sarana jalan keluar, sebagai upaya untuk mempertahankan
visibilitas jika ruangan tertutup oleh asap, dikenal sistem panduan jalur keluar dekat
lantai (
floor proximity pathway markings). Sistem ini biasanya merupakan rangkaian
light emitting diodes (LED) yang dipasang pada sisi lantai sepanjang jalur evakuasi.
Berbeda dengan penerangan darurat, penandaan jalur keluar dekat lantai
menyediakan kepada penghuni sebuah gambaran jalur kontinyu pada kaki mereka
tentang cara terbaik untuk keluar bangunan. Sistem penandaan jalur keluar ini pada
awalnya dipergunakan di bidang transportasi seperti kereta api, kapal laut dan kapal
terbang. Tetapi sekarang telah terjadi pergeseran dari menggunakan penandaan
jalur keluar sebagai tambahan atau suplemen penerangan darurat, menjadi
sebagian atau seluruhnya menggantikan penerangan darurat. |
|
Last Updated ( Wednesday, 13 August 2008 )
|
|
Read more...
|
| |
Fire Alarm Technician
Masyarakat Profesi Proteksi Kebakaran Indonesia (
MP2KI) mengusulkan perubahan Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (
RSKKNI)
Fire Alarm Technician / Teknisi Fire Alarm (Tingkat III - Keterampilan) secara fundamental agar didapat kesetaraan dengan
National
Institute for Certification in Engineering Technologies
NICET (Level 1 - General)
Anggota CFPA-I
Sebagai anggota Confederation of Fire Protection Associations Asia (CFPA-A), Masyarakat Profesi Proteksi Kebakaran Indonesia (MP2KI) atau Indonesian Fire Protection Association (IFPA) juga telah terdaftar sebagai negara anggota dalam Confederation of Fire Protection Associations International (CFPA-I)
Performance-Based Design
Desain berbasis kinerja (
Performance-Based Design) pada sistem alarm kebakaran meliputi tiga hal pokok yaitu pendeteksian awal, sinyal peringatan dan pemeliharaan/perawatan. Desain dikaji perhitungan dan permodelannya pada setiap sasaran kinerja dan skenario kebakaran, kemudian disetujui oleh otoritas berwenang.
|
|